
Pernikahan Negeri Dongeng ala Negeri Jiran Malaysia
Tak sedikit yang surprised ketika tersiar kabar, Siti Nurhaliza, Diva kondang asal negeri Jiran menerima pinangan Datuk Khalid Mohammad Jiwa. Di balik pernikahan sakral ini menimbulkan kontroversi. Benarkah?
Doa Siti, sapaan akrab diva pop Malaysia itu, mendapatkan jodoh akhirnya terkabul. Tepat pukul 11.40 waktu Malaysia Agustus 2006 silam, ia sah dipersunting pengusaha ternama Malaysia, populer dengan sapaan Datuk K. Ijab kabul di Masjid Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur itu berjalan khidmad. Yang menarik, Siti dan Datuk K memilih momen Isra Mi'raj, jatuh pada 27 Rajab 1427 atau 21 Agustus 2006, sebagai hari mereka mempersatukan batin sebagai suami istri.
Hari istimewa itu terbagi menjadi 2 prosesi, pertunangan dan pernikahan. Sesuai tradisi Melayu, acara pertunangan dimulai dengan saling berbalas pantun. Prosesi ini dapat disaksikan oleh seluruh warga Malaysia di TV3, yang mendapat hak siar.
Ketika sebuah cincin kawin terlingkar manis di jari Siti, penyanyi bersuara emas ini tampak bahagia dalam balutan baju kurung putih krem yang serasi dengan kerudung berhiaskan mutiara. Memasuki prosesi pernikahan, wajah Siti kelihatan sangat tegang. Riasan wajah dan rambut dengan mahkota bertatahkan permata bernilai Rp2,5 miliar itu tak mampu menutupi degup jantungnya yang berdebar keras.
Ketika terdengar alunan suara berat, " Saya terima nikahnya Siti Nurhaliza Binti Tarudin Ismail dengan mas kawin tersebut," raut wajah Siti yang semula tegang perlahan kembali berseri. Mas kawin yang dimaksud adalah RM 22.222 yang berarti sempurnanya waktu diturunkannya al-Qur'an. Sementara hantaran belanja sejumlah RM 30.000 yang berarti pula sempurnanya kandungan al-Quran, yakni sebanyak 30 juz.




0 komentar:
Poskan Komentar