Sabtu, Oktober 18, 2008

Italia, Negeri Seribu Cinta


Venesia Perlambang Segalanya

Satu lagi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Venesia, sebuah kota yang menjanjikan keromantisan. Para wisatawan dunia pun sudah mengakui daya pikatnya. Semua kecemasan sirna begitu matahari merekah menyinari surga dunia nan mempesona. Ya, mempesona! Mungkin itulah kata yang sesuai dengan panorama yang ditawarkan.

Belum lagi ketika mendapati bahwa diri kita dikelilingi air yang terdampar laksana permadani cahaya, beriak-riak menggenangi sudut-sudut Venesia. Kanal-kanal kecil berkilauan, meliuk-liuk menyelingi rumah-rumah tua penduduk. Gondola meluncur syahdu. Venesia, secara keseluruhan tampak seperti replika, seperti negeri buatan. Persada negeri yang menjanjikan sejuta mimpi bagi pasangan yang tengah dimabuk asmara.

Penduduknya sangat bersahabat. Pria wanita berkerumun di kafe-kafe dengan gerak laku seperti sedang bermain sandiwara. Ibarat Romeo dan Juliet, Rama dan Shinta, sampai Rangga dan Cinta ikut berbaur satu nada di sana. Dialek mereka mengalir seumpama nyanyian dan kadang meledak-ledak. Pria-pria bak bianglala. Membawa bunga atau bicara romantis dengan seorang wanita merupakan sesuatu yang telah lumrah. Terkadang mereka sampai harus meyakinkan pasangannya betapa ia mencintainya dan semalam ia tak pergi dengan wanita yang lain. Sang wanita bersikap dramatis persis di film-film. Tangannya bersilat-silat. Orang Italia, melihat hidup sebagai seni. Mereka merayakan kehidupan dab jatuh hati pada setiap sendinya.

Italiano mendamba kekasihnya lebih dari mendamba dirinya sendiri. Mereka tak sungkan menangis, membaca puisi, dan berdoa mengekspresikan cintanya, meskipun di pasar ikan sekalipun. Tak pernah, di mana pun, terlihat pemandangan seunik ini. Italia menyajikan landscape yang mempesona dihiasi adegan-adegan cinta yang memukau.

Yang paling aneh. Benar, seperti yang tercantum dalam buku-buku. Pria Italia sungguh flamboyan dan mereka passionate, penuh gairah. Kaum lelaki selalu berlagak agar perempuan di dekatnya terkesan. Agak sedikit norak barangkali. Jika ada wanita cantik lewat, mereka bersuit-suit. Dan takjubnya, tak pernah saya lihat suatu komunitas di mana kaum pria rata-rata berwajah rupawan. Hanya Italia yang seperti itu. Tukang parkir, penjaga toko, masinis kereta, calo, tukang pos, nelayan, pengemis, kondektur, sopir bus, bahkan pencopet, semuanya ganteng.

Itulah gambaran yang ditawarkan oleh Negeri seribu Cinta, Italia. Jika Anda berminat, sisihkanlah sedikit pendapatan Anda untuk mulai menabung. Dan nikmati sejuta keindahan yang ditawarkannya.

Dikutip dari Novel Edensor dengan beberapa perubahan.

Rabu, Oktober 08, 2008

Moseum Louvre, Saksi Masa Lalu...


Pintu Menuju Sejarah Dunia

Jika Anda berkunjung ke Paris, lepaskanlah sekejap perhatian Anda dari Menara Eifell. Mengapa? Karena di kota ini juga terdapat sebuah objek wisata nan mempesona. Museum Louvre, sebuah lokasi yang sudah tidak asing di telinga para pencinta seni.

Moseum Louvre terletak di Paris, Perancis. Museum ini diresmikan pada tahun 1793 sebagai sarana bagi masyarakat untuk menikmati karya seni besar sepanjang sejarah. Lukisan dan patung dari abad ke-6 SM termasuk benda yang dipamerkan.

Museum ini terletak di sebuah istana yang dibangun pada abad ke-13. Di bagian depan gerbang utama berdiri sebuah piramida kaca hasil rancangan I.M.Pei, terbuat dari 675 potong kaca.

Tiga karya seni yang paling banyak dilihat orang di Louvre adalah patung Venus de Milo & Winged Victory, serta lukisan karya Da Vinci, Mona Lisa, yang menyimpan sejuta misteri. Banyak turis yang bergegas melewati 300 ribu karya seni lainnya hanya untuk melihat ketiganya.

Mona Lisa adalah lukisan yang paling banyak dikunjungi, dengan lebih dari 5 juta orang setiap tahun dari seluruh penjuru dunia. Lukisan ini dipamerkan di balik bingkai kaca antipeluru. Barang tentu lukisan ini tidak akan mungkin untuk disabotase.

Senin, Oktober 06, 2008

Mona Lisa, Lukisan Sepanjang Masa


Masih Penuh Misteri

Mona lisa. Siapa yang tidak mengetahui karya fenomenal sepanjang masa. Sosok perempuan dengan senyuman misterius ini senantiasa menimbulkan berbagai spekulasi tentangnya. Sudah banyak lembaga-lembaga yang berusaha menguak tabir kemisteriusannya. Sungguh menarik karya agung dari Leonardo da Vinci ini.

Mona Lisa, di Italia ia dikenal sebagai La Gioconda, "Si Gembira". Nama itu mungkin merupakan suatu petunjuk subjek lukisan yang paling terkenal di dunia. Mona Lisa Gherardini dle Gioconda dari Florentino adalah model yang paling disebut sebagai Mona Lisa.
Kemungkinan lainnya mencakup ibu Da Vinci, yaitu Caterina. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sosok Mona Lisa adalah Da Vinci sendiri yang berdandan sebagai perempuan. Dugaan terakhir ini diabaikan oleh hampir semua sejarawan seni terkenal.

Yang diketahui, dalam lukisan Mona Lisa ini, Da Vinci menyempurnakan teknik sfumatony, yaitu suatu teknik untuk menciptakan kesan seolah terdapat kabut yang menutupi lukisan. Ini adalah trik cahaya, seperti halnya senyum yang hampir tak terlihat di wajah Mona Lisa. Hingga menyebabkan seseorang akan melihat sesuatu gambar yang baru setiap kali memandang lukisan ini.

Jumat, Oktober 03, 2008

Tahniah Idul Fitri 1429 H



Di Hari Kemenangan ini, bukakanlah segenap pintu hati Anda untuk menerima kata maafku

Kadang tercipta dosa dalam tawa
Terbersit luka dalam canda
Terlintas keangkuhan dalam senyum

Lebih daripada itu...
Tak lupa pohonkan maaf
Untuk lisan yang tak terjaga
Untuk hati yang berprasangka
Untuk janji yang kadang tak ditepati


Minal 'Aidin Wal Faidzin
Taqobballahu Waminna Waminkum
Shiyamana wa Shiyamakum
Taqobbal yaa Kariim


Pohon Maaf Zahir dan Batin